Tips Aman Bongkar Pasang Laptop (Disassembly)
Desktop PC Tips & Trik TutorialLaptop berbeda dengan PC, untuk membongkar atau merakit PC saya rasa sama saja antara PC satu dengan PC lainnya, artinya tidak jauh berbeda. Tetapi berbeda dengan laptop, antara laptop satu dengan yang lainnya ada beberapa perbedaan dalam hal membongkar dan merakitnya.
Sekilas
melepas dan memasang komponen-komponen pada Laptop terlihat cukup mudah
untuk dilakukan, namun tahukah Anda jika tidak teliti dan hati-hati
bisa fatal dan menyebabkan kerugian yang sangat besar. Ada banyak
hal-hal sepele yang terabaikan oleh beberapa pemula dalam mempreteli
Laptop yang berimbas pada kesalahan fisik pada bodi laptop, tidak tampil
kelayar, hang, keyboard tidak berfungsi, layar bergaris, layar kedip,
dan yang paling parah adalah mati total atau tidak bisa hidup sama
sekali.
Untuk itu langsung saja kita simak tips dari saya berikut ini:
1. Siapkan alat yang dibutuhkan
Sebelum
berangkat setidaknya kita sudah memiliki persiapan. Pastikan semua alat
yang dibutuhkan sudah tersedia, seperti obeng untuk membuka baut yang
kecil – kecil, lalu kuas apabila nantinya Anda hendak membersih bagian
dalam laptop, dll.
Pastikan semua itu sudah disiapkan, sehingga nanti Anda tidak perlu bolak – balik mengambil alat yang diperlukan, karena semuanya sudah tersedia di meja Anda.
2. Melihat panduan manual guide jika masih ragu
Tidak
ada salahnya ketika kita melakukan sesuatu dengan melihat panduannya.
Untuk membongkar laptop sudah tersedia banyak video panduan membongkar
laptop di Youtube. Anda tinggal menulis di pencarian Youtube dengan kata
kunci “[merek_laptop] disassembly“. Contoh : Acer Aspire 4741z disassembly.
Anda
akan merasa beruntung jika Anda mendapatkan video tutorial membongkar
laptop sesuai dengan merek dan seri laptop Anda. Semoga Anda menemukan
itu.
3. Tanyakan pada ahlinya
Bertanya
kepada yang lebih tau itu baik. Jika Anda punya kenalan teman atau
kerabat dekat yang paham tentang laptop, Anda bisa bertanya kepadanya.
Anda bisa meminta bimbingannya bagaimana melepaskan komponen ini itu,
tetapi dengan catatan tetap Anda yang melakukan agar Anda terbiasa.
4. Pisahkan baut – baut, jangan disatukan
Kesalahan
yang sering terjadi dalam membongkar laptop adalah ketika membongkar
meletakkan baut yang berukuran kecil – kecil itu sembarangan, alhasil
ketika laptop kembali dirakit ada baut yang tersisa, itu artinya ada
lubang baut yang belum dibaut, bukan?
Nah untuk menghindari hal tersebut, saya menyarankan agar Anda memisahkan antara baut – baut yang dipasang di Cassing dengan baut – baut yang dipasang di Mainboard.
Bentuk
baut – baut yang ada di laptop pun tidak semuanya sama. Saya pernah
diberitahu oleh teman saya bagaimana cara memanagement baut – baut
tersebut.
Anda
bisa membuat lingkaran atau tanda lainnya untuk mengelompokkan baut –
baut yang berbentuk sama, sehingga pada saat ingin merakit kembali, Anda
tidak akan mencari – cari lagi baut yang pas karena sudah teroganisir
dan yang pastinya ini membantu Anda untuk kelengkapan bautnya.
5. Melepaskan cassing dan komponen dengan yakin, tetap memakai perasaan
Mungkin ini tips terakhir dari saya, karena disinilah poin utamanya yang kebanyakan orang awam takut untuk melakukannya, saya juga dulu begitu. Ketika memulai membongkar jangan lupa untuk melepaskan baterry laptop.
Melepaskan Cassing
Lepaskan
dulu keyboard dengan cara mencungkil – cungkil pengait kecil yang ada
pada keyboard tersebut. Gunakan saja obeng min, itu sudah cukup.
Lepaskan
baut – baut, saya rasa semuanya sudah bisa kalau melepaskan baut. Oh
iya, untuk DVD biasanya dengan kita melepaskan baut yang ada dibagian
bawah agak tengah, itu sudah bisa dilepaskan dengan cara menarik DVD
tersebut keluar.
Setelah
baut selesai dilepas dan dikelompokkan, saatnya untuk Anda melepaskan
cassing laptop. Untuk laptop baru/belum pernah dibongkar, ketika kita
mencoba membongkar cassing itu akan terasa keras, tapi jangan khawatir
tidak bisa dilepas. Anda cari celah yang pasti untuk melepaskan cassing
itu, dan buka.
Jika
cassing keras, maka Anda jangan membukanya dengan cara yang lembut,
buka dengan cara yang agak keras. Bahasanya agak dikagetkan, mungkin itu
lebih pas.
Melepaskan Komponen
Untuk
melepaskan komponen – komponen laptop tidak sama dengan PC. Saya tidak
tau bagaimana bentuk port – port yang ada pada laptop yang Anda gunakan.
Jadi sebaiknya Anda perhatikan baik – baik bentuk port dan posisi
komponen sebelum melepaskannya.
Melepaskan Kabel
Untuk
kabel – kabel, jangan khawatir kalau nantinya ketika dirakit kembali
akan tertukar. Karena kabel yang ada dalam mainboard laptop sudah
membentuk suatu lintasan, jadi ujung kabelnya itu sudah tepat berada
pada socket – socket yang ada pada laptop.
Merakit kembali cassing dan komponen
Setelah
membongkar laptop selesai, dan Anda sudah selesai dengan tujuan Anda
membongkar laptop, saatnya untuk merakitnya kembali. Untuk merakitnya
tidak sesulit membongkarnya.
Yang
perlu Anda perhatikan adalah tempat – tempat mana saja yang membutuhkan
baut, telitilah pada bagian ini, karena walaupun Anda sudah
mengelompokkan baut – baut tapi Anda lupa bagian mana saja yang
membutuhkan baut, sama saja bohong, bukan?
Pasang
kembali komponen, mudah menurut saya, karena antara bentuk port – port
yang ada di mainboard pasti sudah pas dengan bentuk komponen. Jadi
apabila kalian merasa ada komponen yang tidak bisa dimasukkan ke
portnya, mungkin itu karena kurang pas saja.
Untuk
kabel, seperti yang sudah saya katakan di atas, kabel – kabel pada
laptop sudah membentuk lintasan sehingga ujung kabel itu sudah berada
tepat di dekat socket – socketnya, jadi tinggal dipasang kembali.
Pehatikan juga jangan sampai ada kabel yang tidak terpasang.
Tutup cassing, ini yang terakhir. Tutup cassing itu sangatlah mudah, tekan casing sampai bunyi “krek krek krek”, itu menandakan cassing sudah terkunci. Hati – hati juga, jika tidak mau cassing-nya patah.
Jadi bagi sobat yang benar-benar merasa baru pertama kali membongkar laptop, atau hanya baru membongkar beberapa jenis laptop saja, saya sarankan untuk memperhatikan beberapa hal sepele tapi sering diabaikan dalam proses bongkar pasang laptop. Diantaranya adalah sebagai berikut:
Tidak melepas Baterai saat membongkar perangkat vital seperti (LCD, Memory, Harddisk, dll)
Lupa melepas baterai saat mempreteli laptop memang sangat jarang terjadi, karena pada umumnya jika ingin membongkar laptop secara keseluruhan baterai harus di lepas terlebih dahulu. Namun adakalanya pada sebagian laptop untuk melepas memory, harddisk, lcd dan sebegainya tidak perlu membongkar laptop secara keseluruhan (bisa bongkar yang diperlukan saja). Nah, saat itulah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misalnya korslet (hub pendek) antar komponen, kerusakan LCD, dll akibat tersentuh obeng, keringat dan sebagainya.
Untuk itu saya sangat menyarankan jika Anda ingin mengganti atau hanya sekedar membersihkan komponen laptop Anda, jangan lupa lepas baterai terlebih dahulu.
Tidak menggunakan Tools yang sesuai
Salah tools atau peralatan seperti obeng memang tidak terlalu berakibat fatal pada kerusakan mekanis Laptop dan Hardware, akan tetapi tidak bisa diabaikan begitu saja. Kesalahan tools yang sering terjadi misalnya tidak menggunakan obeng yang pas dengan baut yang bisa merusak baut, lecet, dan semakin susah di lepas. Kesalahan tools yang bukan untuk kegunaan tersebut misalnya pisau, gunting, dll yang bisa merusak bodi laptop sehingga tidak enak di pandang.
Tidak memahami bentuk dan tipe komponen seperti socket flexibel keyboard, touchpad, flexibel LCD, dll
Benar-benar awam dalam hal bongkar pasang laptop memang bisa berakibat fatal jika dipaksakan, misalnya saja Anda belum mengetahui bentuk dan karakter socket kabel flexibel keyboard, maka kejadian yang mungkin akan terjadi adalah Anda akan menarik, mencongkel, atau mendorong pengunci pada socket kabel flexibel tersebut. Syukur-syukur kalau yang Anda yang Anda lakukan pas dengan karakter socket, namun jika tidak maka saya pastikan Anda akan merusak socket tersebut dan akan sangat sulit untuk bisa diperbaiki.
Maka dari itu saya sarankan sekali bagi Anda yang benar-benar baru pertama kali bongkar pasang laptop, selalu hati-hati, pelan-pelan dan perhatikan dengan teliti bentuk dari komponen tersebut agar Anda paham cara melepas dan memasangnya.
Tidak memasang Baut/Sekrup sesuai dengan ukuran dan panjangnya
Mungkin sebagian orang mengangap baut pada laptop itu masalah sepele, asal muat pasang saja. Tahukan Anda bahwa dari produsen Laptop (Notebook/Netbook) mereka telah merancang dan mendesain bodi laptop sedemikian rupa agar kokoh dan mudah untuk maintenence. Apa jadinya jika baut yang diberi kode dengan F8 (contoh saja) anda pasang pada baut dengan kode F4? Ngak, masalah jika lobangnya dalam, namun akan sangat jadi masalah bila ternyata lobangnya pendek dan dekat ke papan mainboard. Apabila Anda paksakan memasang bautnya maka resiko terbesar adalah baut merusak jalur pada layer utama mainboard yang bisa berakibat fatal seperti laptop mati total, tidak tampil, korslet (hubungan arus pendek), dll.
Jika Anda tidak mau hal tersebut terjadi, maka pasanglah baut sesuai dengan kode dan ukurannya. Jika terlanjur Anda bisa mengatasi jalur yang putus dengan memberi jumper, namun jika itu komponen yang rusak terkena baut terpaksa Anda harus menggantinya, apakah itu IC, resistor, kapasitor dll. Membahas tentang komponen saya yakin jika Anda benar-benar pemula, maka Anda akan sangat kesulitan untuk mengganti komponen tersebut sendiri, apalagi tanpa peralatan yang lengkap.
Demikian Tutorial Tips Aman Bongkar Pasang Laptop ini, Semoga Bermanfaat.





